Selain itu, planet tersebut memiliki densitas 6 gram dalam centimeter kubik. Mengorbit bintangnya dalam 3 hari sekali.Astronomers menemukan planet tersebut berbasis pada sebuah instrumen HARPS-North dalam Telescopio Nazionale Galileo di Pulau Canari – Spanyol.
NARPS-North mendeteksi planet dengan menggunakan metode “ radial velocity “. Metode itu berdasar pada penglihatan atau pencarian getaran kecil dalam gerakan bintang akibat tarikan gravitasi dalam pengorbitan planet. Selain dari itu metode “ radial velocity “ dapat digunakan untuk menentukan massa planet.
Planet ini tidak sendirian. Astronomers menemukan tiga planet lain dalam sistem yang sama pada sebuah bintang yang bertipe “ K “ tersebut.
“ Pengetahuan berlebih dari planet-planet asing adalah berjarak ratusan tahun cahaya. Yang ini merupakan planet tetangga kita “ ujar Lars Buchhave dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.
Berikut video terkait planet tersebut oleh NASA.
Source : SPACE

0 komentar:
Posting Komentar